1/28/2017

Penyebab Lambung Bengkak dan Gejalanya - Bagi Anda yang saat ini sedang mencari informasi seputar penyakit lambung bengkak, penyebab dan juga gejalanya, maka, di blog ini Anda akan mendapatkan informasi yang Anda cari.

Karena, mulai sekarang, blog ini tidak hanya akan membagikan informasi pantangan makanan penyakit, tapi, juga informasi kesehatan lainnya yang meliputi penyebab, gejala, dan pencegahan serta solusi untuk mengatasinya.

Penyebab Lambung Bengkak dan Gejalanya


Penyebab Lambung Bengkak dan Gejalanya

Lambung bengkak adalah salah satu kondisi dimana lambung mengalami pembengkakan yang disebabkan oleh berbagai faktor.

Pernderita sakit maag dan asam lambung tinggi kronis memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami pembengkakan pada lambung. Di mana, asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan munculnya tukak pada dinding lambung yang menjadi akar terjadinya pembengkakan pada lambung.


Berikut ini beberapa penyebab lambung membengkak yang harus Anda tahu!


Pembengkakan pada lambung dapat dipicu oleh adanya tukak atau ulkus pada dinding lambung akibat iritasi zat asam lambung yang berlangsung secara terus menerus dan diperburuk oleh infeksi bakteri H.pylori.

Disamping itu, makanan yang Anda konsumsi, terutama makanan pedas dan juga kadar stres yang tinggi dapat memperparah gejala yang sudah ada.

Gejala Lambung Bengkak


Sebagian besar gejala lambung bengkak hampir mirip dengan gejala penyakit maag pada umumnya. Seperti:

  • Mual dan muntah
  • Rasa perih pada lambung
  • Sensasi terbakar pada lambung
  • Terasa nyeri pada perut yang dapat menyebar ke leher, pusar, sampai ke punggung
  • Jika sudah parah, tinja atau muntahan mungkin akan disertai darah

Itulah beberapa penyebab dan juga gejala dari lambung bengkak yang harus Anda tahu. Dengan mengetahui apa yang menjadi penyebab dan juga gejala dari pembengkakan lambung ini, diharapkan, kondisi yang lebih parah dapat dicegah.

Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk menyimak artikel kesehatan di atas yang bertajuk "Penyebab Lambung Bengkak dan Gejalanya". Semoga bisa bermanfaat dan berguna untuk Anda semuanya.

1/14/2017

Anda yang saat ini sedang menjalani program kehamilan, sangat penting untuk mengenal bahaya TORCH pada kehamilan. Tidak hanya memicu keguguran, TORCH juga dapat menyebabkan janin lahir cacat.

Bahaya TORCH Pada Kehamilan Dan Cara Mengatasinya


Bahaya TORCH Pada Kehamilan Dan Cara Mengatasinya

Anda pernah dengan infeksi TORCH yang sering terjadi pada ibu hamil? Baiklah, bagi Anda yang masih kurang faham dengan penyakit yang satu ini, saya di sini akan sedikit memberikan informasi seputar penyakit TORCH, termasuk penyebab, gejala, diagnosis, serta bahaya dan cara mengatasinya.

Apa Itu TORCH?

Infeksi TORCH adalah kondisi dimana seseorang memiliki lebih dari satu indikasi virus atau parasit di dalam tubuhnya. Dan TORCH sendiri merupakan singkatan untuk parasit protozoa TOxoplasma gondii (toxo), virus Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan virus Herpes simplex (HSV).

Bahaya TORCH Pada Kehamilan


Infeksi TORCH ini sangat berbahaya bagi perempuan, jika parasit memang sudah ada dari sebelumnya, maka, penderita akan sulit untuk hamil.

Sedangkan jika infeksi TORCH mulai menyerang saat mengandung, kemungkinan besar dapat terjadi keguguran, atau jika berhasil sampai melahirkan, bayi berisiko tinggi lahir dalam kondisi tidak sempurna.

Bayi dengan ibu yang terinfeksi TORCH biasanya lahir dengan disertai beberapa masalah, seperti: Hidrosepalus, usus berada di luar, tubuh transparan, atau kaki dan tangan nya jadi bengkok.

Penyebab Infeksi Torch

Pada kebanyakan kasus, virus dan parasit ini bisa berpindah kepada manusia melalui hewan yang terinfeksi serta konsumsi makanan yang tidak steril atau sudah terkontaminasi.

Seperti dilansir dari situs detik health yang di sampaikan oleh Dr Yuditia Purwosunu, SpOG(K) dari divisi Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI mengatakan, tes TORCH penting untuk perempuan yang memiliki risiko tinggi dengan kriteria:

  • Sering mengonsumsi sayuran mentah, seperti salad, maupun karedok
  • Gemar mengonsumsi daging yang tidak dimasak dengan sempurna sempurna, salah satunya sushi
  • Memiliki binatang peliharaan, seperti kucing atau anjing. Tapi, tidak memperhatikan kebersihan binatang peliharaannya

Karenanya, menjaga selalu kebersihan diri dan lingkungan sekitar menjadi kunci utama untuk mencegah penularan TORCH. Sangat disarankan untuk Anda selalu mencuci bersih makanan yang akan dikonsumsi dan biasakan untuk selalu cuci tangan dengan sabun, baik setelah atau sebelum melakukan sesuatu.

Gejala TORCH

Pada sebagian besar kasus infeksi TORCH, gejala yang muncul tidak terlalu signifikan, terlebih yang diakibatkan oleh parasit toxo. Beda halnya yang disebabkan oleh infeksi virus rubella atau HSV, umumnya mereka akan mendapati bintik atau bintil merah berisi cairan, atau luka lepuh pada kulit, termasuk pada kelamin.

Diagnosis TORCH

Untuk mengetahui ada atau tidaknya parasit dan virus TORCH di dalam tubuh, tes darah adalah salah satu caranya. Bahkan, dokter sekalipun tidak bisa menganalisis sebelum dilakukan tes darah, minimal untuk mengetahui igG.

Solusi Pengobatan

Lebih cepat TORCH dalam tubuh Anda terdeteksi, semakin cepat penanganan dilakukan untuk mengurangi transmisi dari ibu ke bayi.

Untuk Anda yang ingin mengobati infeksi TORCH secara alami tanpa menimbulkan efek samping, kami sarankan Anda untuk melakukan pengobatan bersama jelly gamat QnC. Produk kesehatan ini sudah terbukti AMAN untuk ibu dan janin, serta sudah teruji secara klinis dan terbukti secara nyata khasiatnya.

Informasi lengkap khasiat jelly gamat QnC untuk melawan TORCH, silahkan
KLIKCara Mengatasi TORCH Pada Kehamilan

Terima kasih sudah menyimak artikel saya di atas, semoga artikel saya ini Bahaya TORCH Pada Kehamilan Dan Cara Mengatasinya bisa bermanfaat untuk Anda semua yang membutuhkannya.

Bahaya TORCH Pada Kehamilan Dan Cara Mengatasinya

1/04/2017

Pantangan Makanan Bronkitis - Bagi Anda penderita bronkitis yang sedang dalam proses penyembuhan, sebaiknya Anda tidak sembarangan dalam mengkonsumsi makanan. Hal ini dikarenakan ada beberapa jenis makanan yang memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita bronkitis.

Beberapa jenis makanan dapat menghambat efektifitas kerja obat, misalnya kangkung dan tauge. Selain itu, ada beberapa jenis makanan lainnya yang menjadi pantangan bagi penderita bronkitis.

Saya, selaku author dari blog pantangan makanan ini akan memberikan informasi seputar pantangan makanan bronkitis untuk Anda serta solusi untuk mengatasinya secara alami.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Bronkitis

Pantangan Makanan Bagi Penderita Bronkitis
Melakukan pengobatan secara medis dengan konsumsi obat-obatan tertentu yang di resepkan saja tidak cukup untuk membantu proses penyembuhan penyakit bronkitis yang Anda derita. Ada faktor penunjang lainnya yang juga harus Anda perhatikan, salah satunya adalah makanan.

Beberapa makanan seperti apel, ikan, jahe, dan jamur mungkin baik untuk dikonsumsi oleh penderita bronkitis, tapi tidak dengan beberapa jenis makanan lain, seperti produk susu dan olahannya termasuk yoghurt dan keju.

Berikut ini akan kami infokan beberapa makanan yang dapat menghambat proses penyembuhan bronkitis yang Anda derita. Semoga bisa bermanfaat.

Daftar Pantangan Makanan Bagi Penderita Bronkitis Yang Harus Anda Tahu


  • Makanan Asin / Tinggi Sodium
Pantangan makanan untuk penderita bronkitis yang pertama adalah makanan asin, ini termasuk makanan yang mengandung sodium lebih tinggi. Beberapa makanan tersebut diantaranya: Ikan asin, makanan beku, daging olahan, makanan kalengan, serta kerupuk dan aneka jenis keripik.

Mengkonsumsi makanan tinggi sodium hanya akan membuat lendir pada penderita bronkitis semakin mengental.

  • Makanan Berminyak
Selanjutnya, makanan yang harus dihindari oleh penderita bronkitis adalah makanan berlemak. Apapun jenisnya, baik itu makanan yang di goreng, makanan bersantan, atau makanan cepat saji (junkfood).

  • Produk Susu Tinggi Lemak dan Olahannya
Seperti yang sudah di singgung di atas, produk susu juga termasuk makanan yang dapat menghambat pengobatan bronkitis yang sedang Anda jalani, pun demikian dengan olahannya termasuk es krim, cheesecake, dan lainnya.

  • Makanan dan Minuman Yang Mengandung Pemanis
Cita rasa manis pada makanan atau pun minuman menjadi daya tarik tersendiri. Tapi, bagi penderita bronkitis, jenis makanan ini harus di jauhi dulu, terlebih yang mengandung pemanis buatan, seperti: Sirup, aneka kue, cokelat, permen, dan sejenisnya. Pun demikian dengan minuman berkarbonasi seperti: Minuman bersoda, minuman berenergi, dan soft drink lainnya.

Selain makanan dan minuman di atas, Anda penderita bronkitis juga sebaiknya menghindari yang namanya alkohol dan rokok. Kemudian, ketimbang konsumsi minuman dingin, Anda lebih baik mengkonsumsi air putih hangat.

Untuk pengolahan makanan, metode kukus atau tim dan rebus lebih di anjurkan. Jangan lupa untuk cukup istirahat dan tidur, serta jauhi stres berlebihan.

Nah, jika Anda menginginkan metode pengobatan bronkitis secara alami, Anda bisa menggunakan ramuan herbal yang jauh lebih aman dan tidak akan menimbulkan efek samping meskipun dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

Jelly gamat QnC yang dibuat dari teripang emas merupakan salah satu solusi terbaik untuk atasi bronkitis Anda sampai tuntas. Untuk khasiat lebih lengkapnya, silahkanKLIK DI SINI!

Terima kasih telah berkunjung dan menyimak 'Pantangan Makanan Bagi Penderita Bronkitis' di atas. Salam sehat.

Pantangan Makanan Bagi Penderita Bronkitis